Jelang Ramadhan

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

Alhamdulillah Bulan Ramadhan segera datang, insyaAllah.
Semoga Allah beri kesempatan kita memasuki, mengisi dan memperoleh rahmat,ampunan, dan janji2-Nya di Bulan Ramadhan dan menjadi modal berharga di kehidupan selanjutnya. Amin ya Allah.

Informasi :
Selama Ramadhan :
Join di www.kloningbisnis.com (melalui Link ini saja)
Cukup transfer total 50 ribu ( biasa nya 100rb) ke :

Data Rekening :
Rekening Bank Muamalat
No = 9078472499
an = Hanung Anggo Yudanto

atau :
Rekening BCA (punya adik kandung)
BCA KCP Kartasura
No = 3930283290
an = Hanani Retno Kusmintarsih

Hadiah :

Ebook panduan Ramadhan (silakan download) DI SINI

Tradisi Bermaafan Sebelum Puasa

Assalamualaikum wr wb ustadz, Pertanyaan saya sebagai berikut: Apakah bermaaf-mafan sebelum memasuki bulan Ramadhan sejalan dengan Hadis Rosululloh SAW? Bila ya, bisa ustadz tolong jelaskan dengan hadisnya.

Jawaban :

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sepanjang apa yang kami ketahui, sampai saat ini -wallahu a’lam- kami masih belum menemukan nash hadits yangmenyebutkan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan atau mencontohkan kita untuk saling bermaafan, khususnya pada saat menjelang masuknya bulan Ramadhan. Entahlah barangkali ada ustadz atau ulama hadits yang menemukan dalilnya. Tentu kalau ada dan shahih serta eksplisit redaksinya, kita pun perlu untuk melakukannya.

Adapun bermaaf-maafan secara umum, tidak terkait dengn masuknya bulan Ramadhan, sudah tidak perlu dipermasalahkan lagi. Begitu banyak dalil untuk meminta maaf dan memberi maaf.

Salah satunya adalah firman Allah SWT berikut ini: “Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”.(QS. Al-Baqarah: 109)

Demikian juga di dalam ayat lain disebutkan bahwa memaafkan orang lain adalah sifat orang bertaqwa. Sementara tujuan kita berpuasa adalah juga agar kita menjadi orang yang bertaqwa.

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang menafkahkan, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”(QS. Ali Imran: 132-133)

Di dalam ayat lain, disebutkan bahwa memaafkan kesalahan orang lain itu mendekatkan kita kepada sifat taqwa. Dan taqwa adalah tujuan dari kita berpuasa. Dan memberi maaf itu lebih dekat kepada takwa. (QS. Al-Baqarah: 237)

Memaafkan kesalahan orang lain adalah sebuah ibadah yang mulia. Dan sebagai muslim, Allah SWT telah mewajibkan kita untuk memberi maaf kepada orang lain. Sehingga hukum memberi maaf itu adalah wajib ‘ain, sebagaimana firman Allah SWT berikut ini:

“Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.”(QS. Al-A’raf: 199)

Selain itu, memaafkan kesalahan orang lain yang telah berbuat salah itu akan diganjar oleh Allah SWT dengan ampunan atas dosa-dosa kita kepada Allah.

“Dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nuur: 22)

Meski pun seorang yang dizalimi dibenarkan untuk membalas, namun memaafkanjauh lebih baik, di mana Allah akan memberi ganjaran dan pahala tersendiri.

“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim”.(QS. Asy-Syura: 40)

Even untuk Saling Memaafkan Secara umum saling bermaafan itu dilakukan kapan saja, tidak harus menunggu even Ramadhan atau Idul Fithri. Karena memang tidak ada hadits atau atsar yang menunjukkan ke arah sana.

Namun kalau kita mau telusuri lebih jauh, mengapa sampai muncul trend demikian, salah satu analisanya adalah bahwa bulan Ramadhan itu adalah bulan pencucian dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW tentang hal itu.

“Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, Siapa yang menegakkan Ramadhan dengan iman dan ihtisab, maka Allah telah mengampuni dosanya yang telah lalu.” (HR Bukhari dan Muslim)

Kalau Allah SWT sudah menjanjikan pengampunan dosa, maka tinggal memikirkan bagaimana meminta maaf kepada sesama manusia. Sebab dosa yang bersifat langsung kepada Allah SWT pasti diampuni sesuai janji Allah SWT, tapi bagaimana dengan dosa kepada sesama manusia? Jangankan orang yang menjalankan Ramadhan, bahkan mereka yang mati syahid sekalipun, kalau masih ada sangkutan dosa kepada orang lain, tetap belum bisa masuk surga.

Oleh karena itu, biar bisa dipastikan semua dosa terampuni, maka selain minta ampun kepada Allah di bulan Ramadhan, juga meminta maaf kepada sesama manusia, agar bisa lebih lengkap. Demikian latar belakangnya. Maka meski tidak ada dalil khusus yang menunjukkan bahwa Rasulullah SAW melakukan saling bermafaan menjelang Ramadha, tetapi tidak ada salahnya bila setiap orang melakukannya.

Memang seharusnya bukan hanya pada momentum Ramadhan saja, sebab meminta maaf itu dilakukan kapan saja dan kepada siapa saja. Idealnya yang dilakukan bukan sekedar berbasa-basi minta maaf atau memaafkan, tetapi juga menyelesaikan semua urusan. Seperti hutang-hutang dan lainnya. Agar ketika memasuki Ramadhan, kita sudah bersih dari segala sangkutan kepada sesama manusia.

Beramaafan boleh dilakukan kapan saja, menjelang Ramadhan, sesudahnya atau pun di luar bulan itu. Dan rasanya tidak perlu kita sampai mengeluarkan vonis bid’ah bila ada fenomena demikian, hanya lantaran tidak ada dalil yang bersifat eksplisit.

Sebab kalau semua harus demikian, maka hidup kita ini akan selalu dibatasi dengan beragam bid’ah. Bukankah ceramah tarawih, ceramah shubuh, ceramah dzhuhur, ceramah menjelang berbuka puasa, bahkan kepanitiaan I’tikaf Ramadhan, pesantren kilat Ramadhan, undangan berbuka puasa bersama, semuanya pun tidak ada dalilnya yang bersifat eksplisit?

Lalu apakah kita akan mengatakan bahwa semua orang yang melakukan kegiatan itu sebagai ahli bid’ah dan calon penghuni neraka? Kenapa jadi mudah sekali membuat vonis masuk neraka? Apakah semua kegiatan itu dianggap sebagai sebuah penyimpangan esensial dari ajaran Islam? Hanya lantaran dianggap tidak sesuai dengan apa terjadi di masa nabi?

Kita umat Islam tetap bisa membedakan mana ibadah mahdhah yang esensial, dan mana yang merupakan kegiatan yang bersifat teknis non formal.

Semua yang disebutkan di atas itu hanya semata kegiatan untuk memanfaatkan momentum Ramadhan agar lebih berarti. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan niat untuk merusak dan menambahi masalah agama.

Namun kita tetap menghormati kecenderungan saudara-saudara kita yang gigih mempertahankan umat dari ancaman dan bahaya bid”ah. Isnya Allah niat baik mereka baik dan luhur.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

http://mediaislam.myblogrepublika.com/tradisi-bermaafan-sebelum-puasa/

Penawaran

Bisnis Online

Barangakali Anda tertarik dengan bisnis online, kami ajak Anda untuk bergabung pada :

Join : Meraih Berkah Finansial
Join : Main Game Dapat Uang
Join : Cari Dollar cara Mudah
Join : Motivasi Tiada Henti
Join : Bisnis Ebook Bisa Banjir Rupiah
Join : Hosting di sini bisa dapat uang
Join : Percaya Diri Setiap Hari
Join : Bisnis Online Islami
Join : Mesin Uang WordPress
Join : Rahasia Bisnis Internet Modal Minimal

Harga Promo

Produk Laris yang kami tawarkan :

1. PC Station L230 : 125$
2. PC Station X300 : 185$
3. PC Station S320/ L205+USB : 97$
4. VGA PCI 128VR 32MB @ 200rb (cocok untuk betwin)
5. Mainboard ATLA 5 PCI : 1 juta
6. HP Quran Raztel M880 : 1,5 juta
7. Pocket Muslim
8. Pena Digital Qira’at

Promo Software Spesial :

1. Software Koreksi dan Analisa LJK mulai Rp. 3,5 juta
2. Software Lab, TeachingLab Pro : Rp. 250 rb/ client
3. Software Smart SMS Sender : Rp. 3 juta
4. Software Test Creator : donasi pengembangan
5. Software Rumah Makan : Rp. 600 rb
6. Software Counter Handphone : Rp. 1 juta
7. Software Rental CD : Rp. 1 juta
8. Software Koperasi : Rp. 1,3 juta
9. Software minimarket, toko : Rp. 1,5 juta
10. Software Apotik : Rp. 2 juta
11. Software Universitas : Rp. 2 juta
12. Software Akademik : Rp. 2,5 juta
13. Software BMT : Rp. 2,5 juta

Ada produk murah lain lho …. :)

Peluang Bisnis

Hanung memiliki peluang bisnis dan rencana bisnis ke depan yang insyaAllah prospeknya bagus. Hanung ingin membangun kerja sama dengan sistem Islami.

Bagi yang serius ingin mengetahui dan bekerja sama, dapat menghubungi Hanung secara pribadi ke pak.hanung@gmail.com atau Telp/ SMS ke : 085229166665/ 085725316665.

Semoga Allah memberikan kecocokan atas niatan baik kita sehingga bisa bersinergi. Amin

Peluang itu antara lain :
1. Reseller Software
2. Reseller Smartsave Dualsim
3. Bisnis Online
4. Menjadi Investor Strawberry Organik


Peluang Investasi

Hanung menawarkan paket investasi :

* Investasi Budidaya Markisa Sleman Organik
Investasi 25 juta Bagi Hasil 5 juta/ bulan setelah panen/bulan ke-9 sampai akhir th ke-6
* Investasi Budidaya Strawberry Organik
Investasi min 5 juta dengan nisbah bagi hasil 60:40
* Investasi Agrowisata Syariah

Kesempatan menarik lho :)

Layanan

Berikut layanan jasa yang laris :

* Web Desain Murah
* Weblog Murah
* Jasa SMS Broatcash
* Jasa Kirim Iklan Baris

Promo Spesial

Produk Laris yang kami tawarkan :

1. PC Station L230 : 125$
2. PC Station X300 : 185$
3. PC Station S320/ L205+USB : 97$
4. VGA PCI 128VR 32MB @ 200rb (cocok untuk betwin)
5. Mainboard ATLA 5 PCI : 1 juta
6. HP Quran Raztel M880 : 1,5 juta
7. Pocket Muslim
8. Pena Digital Qira’at

Promo Spesial :

1. Software Koreksi dan Analisa LJK mulai Rp. 3,5 juta
2. Software Lab, TeachingLab Pro : Rp. 250 rb/ client
3. Software Smart SMS Sender : Rp. 3 juta
4. Software Test Creator : donasi pengembangan
5. Software Rumah Makan : Rp. 600 rb
6. Software Counter Handphone : Rp. 1 juta
7. Software Rental CD : Rp. 1 juta
8. Software Koperasi : Rp. 1,3 juta
9. Software minimarket, toko : Rp. 1,5 juta
10. Software Apotik : Rp. 2 juta
11. Software Universitas : Rp. 2 juta
12. Software Akademik : Rp. 2,5 juta
13. Software BMT : Rp. 2,5 juta
14. Software SMS Marketing : 250 ribu

Ada produk murah lain lho …. :)

Layanan Spesial :
1. Jasa Desain Weblog : 300rb
2. Jasa Web Profesional mulai 1 juta
3. Jasa kirim SMS Massal

Bisnis Online

3 Langkah Menjadi Manusia Terbaik

dakwatuna.com Muhammad Bugi - Ada hadits pendek namun sarat makna dikutip Imam Suyuthi dalam bukunya Al-Jami’ush Shaghir. Bunyinya, “Khairun naasi anfa’uhum linnaas.” Terjemahan bebasnya: sebaik-baik manusia adalah siapa yang paling banyak bermanfaat bagi orang lain.

Derajat hadits ini ini menurut Imam Suyuthi tergolong hadits hasan. Syeikh Nasiruddin Al-Bani dalam bukunya Shahihul Jami’ush Shagir sependapat dengan penilaian Suyuthi.

Adalah aksioma bahwa manusia itu makhluk sosial. Tak ada yang bisa membantah. Tidak ada satu orangpun yang bisa hidup sendiri. Semua saling berketergantungan. Saling membutuhkan.

Karena saling membutuhkan, pola hubungan seseorang dengan orang lain adalah untuk saling mengambil manfaat. Ada yang memberi jasa dan ada yang mendapat jasa. Si pemberi jasa mendapat imbalan dan penerima jasa mendapat manfaat. Itulah pola hubungan yang lazim. Adil.

Jika ada orang yang mengambil terlalu banyak manfaat dari orang lain dengan pengorbanan yang amat minim, naluri kita akan mengatakan itu tidak adil. Orang itu telah berlaku curang. Dan kita akan mengatakan seseorang berbuat jahat ketika mengambil banyak manfaat untuk dirinya sendiri dengan cara yang curang dan melanggar hak orang lain.

Begitulah hati sanubari kita, selalu menginginkan pola hubungan yang saling ridho dalam mengambil manfaat dari satu sama lain. Jiwa kita akan senang dengan orang yang mengambil manfaat bagi dirinya dengan cara yang baik. Kita anggap seburuk-buruk manusia orang yang mengambil manfaat banyak dari diri kita dengan cara yang salah. Apakah itu menipu, mencuri, dan mengambil paksa, bahkan dengan kekerasan.

Namun yang luar biasa adalah orang lebih banyak memberi dari mengambil manfaat dalam berhubungan dengan orang lain. Orang yang seperti ini kita sebut orang yang terbaik di antara kita. Dermawan. Ikhlas. Tanpa pamrih. Tidak punya vested interes.

Orang yang selalu menebar kebaikan dan memberi manfaat bagi orang lain adalah sebaik-baik manusia. Kenapa Rasulullah saw. menyebut seperti itu? Setidaknya ada empat alasan. Pertama, karena ia dicintai Allah swt. Rasulullah saw. pernah bersabda yang bunyinya kurang lebih, orang yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Siapakah yang lebih baik dari orang yang dicintai Allah?

Alasan kedua, karena ia melakukan amal yang terbaik. Kaidah usul fiqih menyebutkan bahwa kebaikan yang amalnya dirasakan orang lain lebih bermanfaat ketimbang yang manfaatnya dirasakan oleh diri sendiri. Apalagi jika spektrumnya lebih luas lagi. Amal itu bisa menyebabkan orang seluruh negeri merasakan manfaatnya. Karena itu tak heran jika para sahabat ketika ingin melakukan suatu kebaikan bertanya kepada Rasulullah, amal apa yang paling afdhol untuk dikerjakan. Ketika musim kemarau dan masyarakat kesulitan air, Rasulullah berkata membuat sumur adalah amal yang paling utama. Saat seseorang ingin berjihad sementara ia punya ibu yang sudah sepuh dan tidak ada yang merawat, Rasulullah menyebut berbakti kepada si ibu adalah amal yang paling utama bagi orang itu.

Ketiga, karena ia melakukan kebaikan yang sangat besar pahalanya. Berbuat sesuatu untuk orang lain besar pahalanya. Bahkan Rasulullah saw. berkata, “Seandainya aku berjalan bersama saudaraku untuk memenuhi suatu kebutuhannya, maka itu lebih aku cintai daripada I;tikaf sebulan di masjidku ini.” (Thabrani). Subhanallah.

Keempat, memberi manfaat kepada orang lain tanpa pamrih, mengundang kesaksian dan pujian orang yang beriman. Allah swt. mengikuti persangkaan hambanya. Ketika orang menilai diri kita adalah orang yang baik, maka Allah swt. menggolongkan kita ke dalam golongan hambanya yang baik-baik.

Pernah suatu ketika lewat orang membawa jenazah untuk diantar ke kuburnya. Para sahabat menyebut-nyebut orang itu sebagai orang yang tidak baik. Kemudian lewat lagi orang-orang membawa jenazah lain untuk diantar ke kuburnya. Para sahabat menyebut-nyebut kebaikan si mayit. Rasulullah saw. membenarkan. Seperti itu jugalah Allah swt. Karena itu di surat At-Taubah ayat 105, Allah swt. menyuruh Rasulullah saw. untuk memerintahkan kita, orang beriman, untuk beramal sebaik-baiknya amal agar Allah, Rasul, dan orang beriman menilai amal-amal kita. Di hari akhir, Rasul dan orang-orang beriman akan menjadi saksi di hadapan Allah bahwa kita seperti yang mereka saksikan di dunia.

Untuk bisa menjadi orang yang banyak memberi manfaat kepada orang lain, kita perlu menyiapkan beberapa hal dalam diri kita. Pertama, tingkatkan derajat keimanan kita kepada Allah swt. Sebab, amal tanpa pamrih adalah amal yang hanya mengharap ridho kepada Allah. Kita tidak meminta balasan dari manusia, cukup dari Allah swt. saja balasannya. Ketika iman kita tipis terkikis, tak mungkin kita akan bisa beramal ikhlas Lillahi Ta’ala.

Ketika iman kita memuncak kepada Allah swt., segala amal untuk memberi manfaat bagi orang lain menjadi ringan dilakukan. Bilal bin Rabah bukanlah orang kaya. Ia hidup miskin. Namun kepadanya, Rasulullah saw. memerintahkan untuk bersedekah. Sebab, sedekah tidak membuat rezeki berkurang. Begitu kata Rasulullah saw. Bilal mengimani janji Rasulullah saw. itu. Ia tidak ragu untuk bersedekah dengan apa yang dimiliki dalam keadaan sesulit apapun.

Kedua, untuk bisa memberi manfaat yang banyak kepada orang lain tanpa pamrih, kita harus mengikis habis sifat egois dan rasa serakah terhadap materi dari diri kita. Allah swt. memberi contoh kaum Anshor. Lihat surat Al-Hasyr ayat 9. Merekalah sebaik-baik manusia. Memberikan semua yang mereka butuhkan untuk saudara mereka kaum Muhajirin. Bahkan, ketika kaum Muhajirin telah mapan secara financial, tidak terbetik di hati mereka untuk meminta kembali apa yang pernah mereka beri.

Yang ketiga, tanamkan dalam diri kita logika bahwa sisa harta yang ada pada diri kita adalah yang telah diberikan kepada orang lain. Bukan yang ada dalam genggaman kita. Logika ini diajarkan oleh Rasulullah saw. kepada kita. Suatu ketika Rasulullah saw. menyembelih kambing. Beliau memerintahkan seoran sahabat untuk menyedekahkan daging kambing itu. Setelah dibagi-bagi, Rasulullah saw. bertanya, berapa yang tersisa. Sahabat itu menjawab, hanya tinggal sepotong paha. Rasulullah saw. mengoreksi jawaban sahabat itu. Yang tersisa bagi kita adalah apa yang telah dibagikan.

Begitulah. Yang tersisa adalah yang telah dibagikan. Itulah milik kita yang hakiki karena kekal menjadi tabungan kita di akhirat. Sementara, daging paha yang belum dibagikan hanya akan menjadi sampah jika busuk tidak sempat kita manfaatkan, atau menjadi kotoran ketika kita makan. Begitulah harta kita. Jika kita tidak memanfaatkannya untuk beramal, maka tidak akan menjadi milik kita selamanya. Harta itu akan habis lapuk karena waktu, hilang karena kematian kita, dan selalu menjadi intaian ahli waris kita. Maka tak heran jika dalam sejarah kita melihat bahwa para sahabat dan salafussaleh enteng saja menginfakkan uang yang mereka miliki. Sampai sampai tidak terpikirkan untuk menyisakan barang sedirham pun untuk diri mereka sendiri.

Keempat, kita akan mudah memberi manfaat tanpa pamrih kepada orang lain jika dibenak kita ada pemahaman bahwa sebagaimana kita memperlakukan seperti itu jugalah kita akan diperlakukan. Jika kita memuliakan tamu, maka seperti itu jugalah yang akan kita dapat ketika bertamu. Ketika kita pelit ke tetangga, maka sikap seperti itu jugalah yang kita dari tetangga kita.

Kelima, untuk bisa memberi, tentu Anda harus memiliki sesuatu untuk diberi. Kumpulkan bekal apapun bentuknya, apakah itu finansial, pikiran, tenaga, waktu, dan perhatian. Jika kita punya air, kita bisa memberi minum orang yang harus. Jika punya ilmu, kita bisa mengajarkan orang yang tidak tahu. Ketika kita sehat, kita bisa membantu beban seorang nenek yang menjinjing tak besar. Luangkan waktu untuk bersosialisasi, dengan begitu kita bisa hadir untuk orang-orang di sekitar kita.

Mudah-muhan yang sedikit ini bisa menginspirasi.

www.akselerasibisnis.com

HOME

Selamat datang di web akselerasibisnis.com.

InsyaAllah dengan web ini akan membantu menumbuhkan bisnis kita semua dengan percepatan/ akselerasi yang optimal.

Produk dan layanan yang kami sediakan insyaAllah juga sangat bermanfaat dan yang pasti insyaAllah bernilai sedekah otomatis.

Membangun Masa Depan Mulai Hari Ini!

Hari ini adalah saat kita menanam benih, dan masa depan adalah waktu untuk memanen. Karena itu, siapapun yang ingin tahu masa depannya, maka lihatlah apa yang dilakukannya sekarang.
Orang paling rugi di dunia ini adalah orang yang diberikan modal, tapi modal itu ia hamburkan sia-sia. Dan, modal termahal dalam hidup adalah waktu. Dalam QS Al-’Asher [103] ayat 1-3, Allah SWT berfirman bahwa untung ruginya manusia dapat diukur dari sikapnya terhadap waktu. Kalau ia berani menghamburkan waktunya, maka ia tergolong orang yang menyia-nyiakan kehidupan. Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
Ada tiga jenis waktu. Pertama, masa lalu. Ia sudah lewat, sehingga ada di luar kontrol kita. Banyak orang sengsara hari ini gara-gara masa lalunya yang memalukan. Karena itu, kita harus selalu waspada jangan sampai masa lalu merusak hari kita. Kedua, masa depan. Kita sering panik menghadapi masa depan. Tanah kian mahal, pekerjaan semakin sulit, dan lainnya. Walau demikian, masa lalu dan masa depan kuncinya adalah hari ini. Inilah bentuk waktu yang ketiga.
Seburuk apa pun masa lalu kita, kalau hari ini kita benar-benar bertaubat dan memperbaiki diri, insya Allah semua keburukan itu akan terhapuskan. Demikian pula dengan masa datang. Maka sungguh mengherankan melihat orang yang bercita-cita tapi tidak melakukan apa pun untuk meraihnya. Padahal hari ini adalah saat kita menanam benih, dan masa depan adalah waktu untuk memanen. Karena itu, siapapun yang ingin tahu masa depannya, maka lihatlah apa yang dilakukannya sekarang.

Belajar Menghitung

Saudaraku, kita harus mulai menghitung semua yang kita lakukan. Ucapan kita sekarang adalah sebuah jaminan. Kita bisa terpuruk hanya dengan satu patah kata. Kita pun bisa menuai kemuliaan dengan kata-kata. Uang yang kita dapatkan sekarang adalah tabungan masa depan. Bila kita dapatkan dengan cara tidak halal, niscaya aibnya akan segera kita rasakan.

Karena itu, terlalu bodoh andai kita melakukan hal yang sia-sia. Detik demi detik harus kita tanam sebaik mungkin, karena inilah bibit yang buahnya akan kita petik di masa depan. Kalau kita terbiasa berhati-hati dalam berbicara, dalam bersikap, dalam mengambil keputusan, dalam menjaga pikiran dan hati, maka kapan pun malaikat maut menjemput, kita akan selalu siap. Tapi kalau kita bicara sepuasnya, berpikir sebebasnya, tak usah heran bila saat kematian menjadi saat paling menakutkan.

Menyongsong Masa Depan Cerah

Ada tiga cara agar masa depan kita cerah. Pertama, pastikanlah hari-hari kita menjadi sarana penambah keyakinan pada Allah. Kita tidak akan pernah tenteram dalam hidup kecuali dengan keyakinan pada Allah SWT. Pupuk dari keyakinan adalah ilmu. Orang-orang yang tidak suka menuntut ilmu, maka imannya tidak akan bertambah. Bila iman tidak bertambah, maka hidup pun akan mudah goyah.

Kedua, tiada hari berlalu kecuali jadi amal. Di mana pun kita berada lakukan yang terbaik. Segala sesuatu harus menjadi amal. Dilihat atau tidak dilihat kita jalan terus.

Ketiga, terus melatih diri agar mampu menasihati orang lain dalam kebenaran dan kesabaran, dan terus melatih diri untuk mampu menerima nasihat dalam kebenaran dan kesabaran. Kita akan mampu memberi nasihat, kalau kita senang diberi nasihat. Wallahu a’lam.

Web Desain Murahhhh

  • Promo 1

Kami menyediakan pelayanan pembuatan website baik untuk personal atau perusahaan hanya Rp.180.000 dan Rp.250.000 dengan inklusif dan fitur sbb:

  1. Termasuk domain untuk setahun
    Rp.250.000 untuk domain .com (misal: www.contoh.com)
    Rp.180.000 untuk domain .cn (misal: www.contoh.cn)
  2. Termasuk biaya instalasi
  3. Termasuk Hosting setahun (Host 15Mb – Bw.250Mb)
  4. Setelah satu tahun, biaya perpanjangan Rp. 150.000/tahun
  5. Lebih dari 50 pilihan template menarik. Koleksi akan terus bertambah.
  6. Website bertipe CMS (Content Management System), tanpa software khusus dan update isi website dapat dilakukan dimanapun, termasuk di fasilitas umum seperti warnet.
  7. Website terdapat email form. Pengunjung dapat mengirim email ke pemilik website melalui halaman kontak.
  8. Gratis pembuatan logo/header dan slogan yang disesuaikan dengan domain dan tema website.
  • Promo 2

Spesifikasi Website Request

Kami menyediakan pelayanan pembuatan website baik untuk personal atau perusahaan mulai Rp.550.000 untuk berbagai jenis website, seperti iklan baris, toko online, blog, portal, pofil usaha, dll dengan inklusif dan fitur sbb:

  1. Termasuk domain untuk setahun
  2. Termasuk biaya instalasi
  3. Termasuk Hosting setahun (Host 100Mb – Bw.8Gb)
  4. Setelah satu tahun, biaya perpanjangan Rp. 180.000/tahun
  5. Gratis pembuatan logo/header dan slogan yang disesuaikan dengan domain dan tema website.
  6. Tips-tips promosi website di internet


Air Mata Pembaca Al Quran

Air Mata Pembaca Al Qur'an


“Kebanyakan orang munafik dari umatku adalah Qurra’ (para pembaca Al-Qur’an)-nya.” (HR. Ahmad dan At-Thabrani).

Hadits di atas memaksa kita untuk merenung, mengapa para pembaca Al-Qur’an justru rawan dengan jerat-jerat kemunafikan. Ternyata, banyak orang hanya membaca Al-Qur’an hanya di tenggorokan, tak sampai di hati. Banyak yang tersedu-sedu melantunkan ayat dalam shalat, namun khusyuk tinggal
angan-angan.

Buku ini menyibak fenomena “ibadah membaca Al-Qur’an” dari sisi yang unik. Setelah mengingatkan bahaya nifak yang mengancam, Muhammad Syauman Ar-Ramli, sang penulis menghadirkan potret kehidupan para nabi dan Salafusshalih. Seakan memberikan gambaran ideal tentang bagaimana seharusnya menitikkan air mata dengan jujur, jauh dari noktah kemunafikan.

Tak hanya di situ. Penulis juga memaparkan tafsir ayat-ayat yang membuat mereka menitikkan air mata saat membacanya. Jadi, selain menjadi obat pelunak hati, buku ini adalah panduan penting, karena setiap hari kita tak bisa lepas dari aktivitas membaca
Al-Qur’an—mulai dari tilawah hingga shalat.

Selamat menyimak!

Penulis: Muhammad Syauman Ar-Ramli
Ukuran: 14 x 20,5 cm ; 192 hal
Harga: Rp. 23.000,00

Hafal Al Quran dalam Sebulan

Diberitahukan kepada Para Calon Hafidz dan Hafidzah, bahwa Buku Hafal Al Qur’an Dalam Sebulan Sudah Dicetak, dan buku tersedia Banyak.

Hafal Al Qur'an Dalam Sebulan

TIPS AND TRIK HAFAL AL QUR’AN DALAM SEBULAN

Apakah Anda sudah menyerah untuk menjadi seorang Hafidz atau penghafal Al Qur’an?  Apakah Anda sudah menerapkan berbagai metode dan tips agar dapat menghafal Al Qur’an, akan tetapi Anda tidak juga berhasil?

Padahal, apabila Anda hafal Al Qur’an, Anda akan mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allah, mahkota kehormatan akan disematkan dia atas kepala Anda, Anda akan mendapatkan nikmat seperti nikmat yang dimiliki para Nabi, dan mendapatkan berbagai keutamaan lainnya.

Melalui buku ini, Ir.Amjad Qosim coba menawarkan metode menghafal Al Qur’an dalam waktu yang singkat.  Tidak tanggung-tanggung, hanya dalam waktu sebulan, Anda dapat mengahafalnya secara keseluruhan, jika Anda mau menerapkan metode yang ia tawarkan.

Bukan cuma para santri dan mereka yang masih muda belia, yang dapat menerapkan metode ini, siapapun bisa.  Karena di dalam satu bab, penulis memaparkan tiga pengalaman yang kesemuanya adalah ibu rumah tangga, yang memiliki tugas dan kewajiban untuk mengurus rumah tangga dan mendidik anak.  Dengan semangat yang tinggi dan diiringi doa, akhirnya merekapun dapat menghafal Al Qur’an dalam waktu yang singkat.

Karena begitu menarik dan pentingnya buku ini, maka kami berusaha menghadirkannya ke hadapan Anda.  Semoga dengan hadirnya buku ini, kita akan terpacu lebih giat lagi untuk menghafal Al Qur’an.  Selamat mengambil manfaat dari buku ini.

Daftar Isi:

• Mukadimah
• Bagaimana Mungkin Menghafal Al-Qur’an Hanya dalam Waktu Sebulan?
• Bagaimana Cara Meningkatkan Kesungguhan dan Menguatkan Tekad untuk Mencapai Tujuan?
• Karakteristik Orang-orang yang Memiliki Kesungguhan Tinggi (Himmah ‘Aliyah)
Faktor-faktor yang Dapat Meningkatan Kesungguhan
• Pengalaman Para Penghafal Al-Qur’an yang Berhasil Mengkhatamkan Hafalannya dalam Waktu Singkat
Pengalaman Ukhti Iman
Pengalaman Ukhti Ummu Zayid
Pengalaman Ummu ‘Ashim
• Perjalanan untuk Menemukan Jati Diri
• Langkah Praktis Sebelum Memulai Hafalan
1. Mengikhlaskan Niat
2. Mengenali Karakteristik Akal manusia
3. Menentukan Tujuan
4. Mencari Motivasi yang Paling Kuat untuk Menghafal Al-Qur’an
5. Mengatur Waktu
6. Memilih Tempat yang Paling Tepat untuk Menghafal
7. Mengambil Nafas Dalam-dalam
8. Meningkatkan Konsentrasi
9. Mengulang-ulang Hafalan
10. Rutin Menghafal
11. Memperhatikan Faktor Lain yang Dapat Membantu Menghafal Al-Qur’an
• Seni Mengkonsentrasikan Pikiran
Sebelas Hambatan Konsentrasi
Lima Langkah untuk Mendapatkan Ketrampilan Berkonsentrasi
• Kiat Melepaskan Diri dari Berbagai Penghalang dalam Menghafal Al-Qur’an dan Melakukan Muraja‘ah
(Mengulang-ulang Hafalan)
• Sebab-sebab yang Membuat Para Penghafal Al-Qur’an Mampu Menghafal dalam Waktu Singkat
• Metode Menghafal Al-Qur’an
Metode yang Efektif untuk Mempertahankan Hafalan dalam Waktu yang Lama
Metode Lain yang Efektif untuk Melakukan Muroja’ah dan Menghafal dengan Cepat
Syarat yang Harus Dipenuhi
Faktor-faktor Pendukung
• Metode Muraja‘ah Hafalan Al-Qur’an
Kaidah dalam Melakukan Muraja‘ah
• Doa-doa agar Dimudahkan dan Dimantapkan dalam Menghafal Al-Qur’anul Karim
• Kata Penutup

Judul Asli:
Kaifa Tahfadzul Qur’anal Karim fisy Syahr
Judul Edisi Bahasa Indonesia:

Hafal Al Qur’an dalam Sebulan
Penulis:

Ir. Amjad Qosim
Cetakan I:

Sya’ban 1429 H./ Agustus 2008 M
Penerbit:

Qiblat Press, Solo
Harga Rp. 22.000

Pena Digital Al Qolam

Apakah saat ini Anda sedang mengalami salah satu dari hal-hal berikut?

(1) Anda tidak bisa Qiroat atau membaca Al-Quran dengan lancar, dan tidak punya cukup waktu untuk berguru?, atau
(2) Anda bisa membaca Al-Quran dengan lancar, tetapi tidak yakin apakah anda membacanya dengan tajwid yang benar?, atau
(3) Anda fasih membaca Al-Quran, dan Anda ingin meningkatkan bacaan menjadi bacaan seindah qori atau qori’ah tetapi tidak punya guru?, atau
(4) Anda sudah memiliki bacaan setaraf Qori atau Qoriah tetapi pasangan Anda dan anak-anak Anda belum, dan Anda tidak memiliki waktu untuk mengajari mereka?, atau
(5) Anda tidak bisa bahasa Arab, dan tidak mengerti makna Al-Quran 30 Juz?

Telah hadir Produk mutakhir, Pena Qiroat Digital Al-Qolam, pena ajaib pertama di dunia yang bisa membaca, mengulang-ulang, dan mengajarkan bacaan seindah Qori dan Qoriah! Suatu solusi fasih membaca Al-Quran. Anda dapat belajar langsung dari Qoriah Dra. Hj. Maria Ulfah M.A. dan Qori H. Muammar Z.A. Keduanya ahli membaca Al-Quran kelas internasional.

Informasi Produk:

Allah swt berfirman, “kami telah memudahkan al-Qur’an untuk dipelajari. maka adakah orang yang mau mempelajarinya?” (al-Qamar [54]:17,22,32,40)

Memang, al-Qur’an itu mudah untuk dipelajari. Ini adalah jaminan Allah yang diulang-ulang sampai 4 (empat) kali dalam al-Qur’an.

Sekarang, solusi fasih membaca al-Qur’an sudah dipecahkan oleh “AL-Qolam”.

Al-Qolam memberikan anda benefit dalam 3 hal yakni:

1. Fasih membaca Al-Qur’an 30 Juz

2. Menyerupai Suara-suara Qari’ dan Qari’ah ternama di dunia

3. Pahala yang didapatkan dari Pahala membaca al-Qur’an, pahala mengamalkan isi al-Qur’an, pahala mengajarkan atau menyebabkan orang belajar al-Qur’an